

L.A.W ini sendiri adalan game action MMORPG yang diluncurkan oleh Mobius Indonesia. Publisher yang telah sukses merilis King of Heroes, Ministry of War dan WAR2 di Indonesia dan dikembangkan oleh developer dari Korea, Nitrozen. L.A.W dibuat dengan memiliki grafis yang sangat baik dan memiliki fitur yang unik. Living After War ini sendiri di design dan diciptakan oleh mantan lead designer dari game terkenal Diablo yang bernama Mr. JW Lee yang juga merupakan CEO dari Nitrozen.
Di hari pertama pada bulan April ini, PT. Mobius Indonesia telah meluncurkanan game Living After War ini secara resmi untuk wilayah Indonesia yang diadakan di Digital Lounge (Di-Lo) - Mall Of Indonesia (MOI), Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.
Dalam acara Press Conference ini, Bp. Karno Halim selaku CEO Mobius Indonesia dan Bp. Nico Valentino yang merupakan Content Manager Mobius Indonesia turut menghadiri peluncuran game terbaru mereka. Tapi yang lebih special dari acara press Conference kali ini adalah kedatangan Mr. Jang Wook Lee yang merupakan designer dari Living After War, sekaligus CEO dari Nitrozen. Wow!
Acara kali ini juga dimeriahkan dengan diadakannya turnamen yang melibatkan para peserta undangan. Para pemain begitu antusias mencoba game Living After War (LAW) untuk bertempur. Setelah terpilihnya 1 tim yang menjadi pememenang dan pembagian hadiah, Tim Mobius meminta agar salah satu pemenang berkomentar tentang game LAW.
"Game LAW bagus kok menarik, grafiknya bagus, war-nya jua seru, hanya saja masih banyak beberapa bagian yang harus diperbaiki seperti adanya bug dan lain lain." Kata salah satu jawara dalam turnament ini.

Game ini sendiri menceritakan tentang kehidupan di tahun 2350. Bumi telah dilanda perang nuklir, kekacauan dimana-mana, dan telah melalui zaman es selama 200 tahun. Para manusia yang lari keluar angkasa dengan pesawat antariksa telah terbangun dari masa hibernasi yang panjang, mereka kembali ke Bumi untuk membangun ulang peradaban manusia dan membangun sebuah Negara bernama “Delka”.
Di bumi, Mereka menemukan ras baru bernama Nak. Sebuah ras mutant yang tercipta karena efek radioaktif. Merasa perlu untuk menjaga kemurnian ras manusia, para manusia mengisolasi ras Nak. Namun ras Nak telah menemukan jati diri mereka dengan hadirnya pemimpin bangsa bernama ‘Babitus’, Mereka berhasil melepaskan diri dari belenggu para manusia dan berusaha untuk bertahan. Dalam perjalanannya, bangsa Nak menemukan sebuah tempat di dalam hutan yang akhirnya menjadi basis operasi mereka. Semenjak itulah dimulai era peperangan antara Manusia dengan Nak untuk memperebutkan “Power Stone”, sebuah materi yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup kedua pihak.

Living After War memiliki dua ras yang berbeda, yaitu Human dan makhluk mutan Nik. Masing-masing ras memiliki tiga kelas dasar yaitu Warrior, Ghost dan Esper. "Warrior" memiliki kemampuan serangan dan pertahanan tinggi dengan menggunakan senjata jarak dekat seperti pedang, kapak, palu, dan lainnya. Kemudian ada "Ghost" yang memiliki keunggulan pada kelincahan dan menggunakan bermacam-macam senjata seperti pisau, panah, pistol, senapan, dan lain-lain. Terakhir adalah "Esper" yang dapat memanipulasi energi elemen yang bisa digunakan untuk menghancurkan suatu area, mengendalikan musuh, bahkan menyembuhkan teman yang terluka.
L.A.W memiliki sistem bernama Warfare Real Time Strategy. Sistem ini merupakan sistem andalan dan yang paling unik di dalam game ini, dimana playernya dapat berperang secara real time untuk memperebutkan sumber energy. Player juga akan berperan sebagai tank, helikopter untuk menyerang user lain yang bertahan. Sedangkan pihak yang bertahan bertugas untuk mempertahankan areanya. PvP system di dalam LAW Online sangat menantang dan unik. Selain sistem PvP yang ada di dalam game MMORPG sejenis, juga terdapat sistem Transformation yang dapat merubah wujud character menjadi mutant. Keren!
Masa closed beta game yang satu ini akan dimulai pada akhir bulan April 2011, sedangkan open beta-nya akan dimulai pada bulan Juni 2011. Wah, bertambah lagi ya keragaman jenis game online di Indonesia layaknya budaya asli Indonesia yang juga sangat kaya. I Love Indonesia ^^
INZ


.jpg)

Catherine
Miku Hatsune
Angels of G-STAR 2011
Girls @TGS 2011
Cosplay Black Rock Shooter

