

Friendster dimulai sejak tahun 2002 oleh Jonathan Abrams, di bulan Desember 2009 MOL Malaysia akhirnya telah membeli Friendster dengan harga $100 juta (AS). Sejak tanggal 29 Juni 2011 kemarin, Friendster pun telah resmi mengubah citra situs yang semula jejaring sosial menjadi Online Gaming Platform. Mulai berjalan menjauhi para pesaing sesama situs jejaring sosial, karena memang sepertinya Friendster tidak memiliki kesempatan untuk mengalahkan mereka.

Dengan bayang-bayang Facebook, Twitter dan jejaring sosial lain, Friendster benar-benar nyaris terlupakan oleh para penggemarnya dulu. Setelah mengalami beberapa masalah serius sejak tahun 2006, Friendster masih tetap berusaha untuk bertahan dengan penambahan fitur maupun perubahan tampilan, namun ini semua tidak dapat membuat Friendster keren lagi.
Friendster memiliki inovasi untuk merubah itu semua, digenggaman MOL Global (Money Online) yang merupakan platform pembayaran online dan jaringan jual-beli, Friendster telah memulai tahap yang memungkinkan para penggunanya untuk menikmati aplikasi yang ada di dalamnya seperti game online.
Salah satu keunggulan Friendster justru ada di pihak pemiliknya yang merupakan salah satu perusahaan pembayaran online (online payment) di Asia Tenggara, bahkan Facebook pun menjalin kerjasama dengan MOL dalam hal ini untuk para pengguna aplikasi di wilayah Asia Tenggara. Sebuah manfaat yang sangat besar bagi Friendster bukan?

Walaupun hingga saat ini Friendster memiliki tampilan yang bisa dibilang standard, tapi dengan segala keunggulannya dengan gaming platform yang dimilikinya, Friendster masih terlihat memiliki masa depan yang cukup cerah. Tapi jika kalian mempertanyakan foto-foto, blog, komentar, testimonial ataupun konten lainnya dalam profile Friendster “yang lama”, Sorry guys.. Friendster sudah menghapusnya. Tapi semoga saja mereka yang tidak mementingkan itu dan para pengguna Friendster yang baru dapat menyukainya.
INZ


.jpg)

Catherine
Miku Hatsune
Angels of G-STAR 2011
Girls @TGS 2011
Cosplay Black Rock Shooter

