

Facebook dan Google+ memiliki cukup banyak kesamaan dalam hal fungsi komunikasi antar pengguna, seperti menulis status, menghapus foto, berbagi link hingga komentar. Apa perbedaannya dengan Facebook? Walaupun sama-sama social network, Google+ memiliki cukup banyak fitur yang hingga saat ini belum dimiliki oleh Facebook. Selain itu, dengan jaringan proyek Google yang memang telah dikenal dan sangat mendunia, Google+ dapat mengintegrasikan semua layanan dalam satu akun. Keuntungannya, pengguna Google+ akan dapat mengakses produk layanan online mulai dari foto, video maupun document.
Google+ juga menyediakan fitur untuk mengedit foto secara langsung dan sangat simple. Bahkan kamu yang tidak mengerti tentang fotografi-pun dapat dengan mudah mempercantik foto yang kamu miliki dalam waktu yang terbilang cukup singkat.
Jika di Facebook ada yang namanya Add Friend atau tambahkan teman, di Google plus ada Circle atau lingkaran. Keunggulan Circle disini kurang lebih dapat dikategorikan sebagai group, karena kita dapat memasukan nama-nama teman kita dan mengelompokannya dalam satu lingkaran untuk dapat mengirim dan membagikan konten apapun yang diinginkan. Lingkaran pertemanan yang tak berujung ^^
Apa definisi Nongkrong atau Hangout menurut kamu? Duduk-duduk sambil berbincang bersama teman? Ya, Google+ mengaplikasikan nongkrong di dunia maya dengan fitur ini. Kita dapat chatting dengan video secara langsung bersama beberapa teman kita. Tak perlu jauh-jauh ke KFC, Mc Donald, J.Co, atau Starbucks, kita hanya perlu duduk santai di kamar, menyalakan komputer, menghubungkan koneksi internet dan menikmati hari bersama teman lama ataupun baru. Tentu lebih asik sambil ditemani kopi hangat yang kita buat sendiri. (Hemat beib..:P)
Di dalam Google+ juga terdapat sebuah fitur bernama Sparks, ini adalah sebuah mesin pencari kecil untuk menemukan konten-konten menarik seperti artikel, foto, video dan konten lain untuk dapat dibagikan ke teman-teman kita. Di dalam Facebook, terkadang ada banyak sekali konten menarik yang dibagikan dalam timeline home atau beranda. Tapi sayangnya, kita lebih sering melewatkan untuk membacanya lebih detail karena terbawa waktu dengan setumpuk timeline dari banyak orang dalam homepage Facebook kita. Disinilah satu lagi keunggulan fitur Sparks yang ada di Google+ , disini kita dapat menandai setiap konten yang menurut kita cukup menarik untuk dapat kita baca kembali sewaktu-waktu.
Di zaman yag sudah sangat maju dengan perkembangan teknologi, Google telah menyiapkan layanan Google+ (atau yang disingkat dengan “G+”) untuk dinikmati oleh para pengguna Android. Kita hanya tinggal men-download aplikasinya di Android Market dengan sistem operasi Android minimal versi 1.5.
Pada aplikasi tersebut disediakan fasilitas group chat bernama Huddle. Jika di dalam Circle kita hanya mengelompokkan petemanan, di fitur Huddle kita dapat mengobrol bersama teman kita yang tergabung dalam suatu group. Dengan perbincangan tentang banyak hal yang akan membuat topik apapun menjadi semakin seru. Selain itu, Huddle juga dilengkapi dengan fitur location tagging dan juga Instant Upload dimana kita dapat meng-upload foto setelah diambil dengan kamera yang dimiliki.
Sepertinya Google belajar banyak hal dari berbagai tindak kriminal yang banyak disebabkan oleh update dari situ jejaring sosial. Buktinya Google mempersilahkan para pengguna G+ untuk dapat mengatur tampilan konten dari akun pribadi masing-masing dan Circle yang kita miliki tidak akan terlihat oleh siapapun walau sama-sama berada dalam Circle masing-masing.
Menjawab kebutuhan para pengguna jejaring sosial akan perlunya back-up atas semua content yang sudah diunggah, Google menyediakan layanan Google Takeout untuk mengunduh seluruh data dan content, tidak hanya di G+, namun juga di layanan Google lainnya seperti Google Profile, Picnik, Google Stream, Google Talk serta Google Buzz.

Meskipun Facebook memungkinkan kita untuk berbagi video, tapi sepertinya hal ini kurang memuaskan para pecinta musik. Google+ dikabarkan akan memunculkan layanan khusus bagi para musik mania dari seluruh dunia.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dalam hal ini, tapi para “plusser” (sebutan untuk pengguna Google+) dapat menilai keunggulan yang dimiliki Google Plus dalam hal yang satu ini. Fitur Hangout atau Nongkrong yang dimiliki Google+ dapat digunakan untuk para musisi untuk menggelar private konser secara live. Sepertinya asik ya!
Jika sebelumnya google pernah melempar produknya seperti Google Wave dan Google Buzz karena kekurangan peminat, apakah Google belajar dari pengalaman dan memaksimalkan Google+ dan mendulang kesuksesan kali ini? dan apakah Facebook yang memiliki ratusan juta pengguna itu? Kita liat saja nanti ^^
INZ


.jpg)

Catherine
Miku Hatsune
Angels of G-STAR 2011
Girls @TGS 2011
Cosplay Black Rock Shooter

